Tidak hanya menjadi minuman favorit bagi banyak kalangan, saat ini kopi juga sudah menjadi salah satu produk kekinian. Sehingga, dimanapun kamu tinggal atau jenis apapun kopi yang kamu jual, pasti peminatnya ada! Maka dari itu, usaha warung kopi terus berkembang dan tidak menunjukkan tanda-tanda untuk berhenti.
Namun, di tengah maraknya coffee shop kekinian yang muncul di kota-kota besar, tak dapat dipungkiri kalau warung kopi pinggiran mulai ditinggalkan, apalagi oleh anak-anak muda. Maka dari itu, para pegiat usaha warung kopi harus memutar otak mencari cara yang tepat agar usaha mereka tidak tenggelam dalam persaingan bisnis.
Dalam tahap ini, kebanyakan orang akan merasa ciut di awal ketika memikirkan masalah modal. Karena perbandingannya adalah coffee shop kekinian, yang dilihat biasanya adalah bangunan atau dekorasi coffee shop itu sendiri. Tentu saja, modal untuk renovasi tempat akan sangat besar. Tapi, pernahkah kamu berpikir kalau ada solusi agar usaha warung kopi milikmu bisa bersaing dengan kompetitor selain renovasi besar-besaran? Di artikel ini kamu akan menemukan jawabannya!
Tentukan Nominal dan Alokasi Budget yang Akan Dikeluarkan
Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah menentukan nominal dan alokasi budget yang akan kamu keluarkan. Menentukan budget yang akan kamu keluarkan tidak hanya sekedar menargetkan nominal saja. Tetapi, rincian alokasi dari budget tersebut juga harus jelas dan tepat, sehingga tidak ada budget yang terbuang sia-sia.
Untuk usaha warung kopi, alokasi budget sangatlah penting. Banyak warung kopi yang hanya mementingkan tampilan luar saja, seperti dekorasi atau bangunan yang besar agar menarik banyak pengunjung. Tetapi, hal-hal penting mendasar seperti kualitas produk diabaikan begitu saja. Hal ini bisa membuat sebuah usaha tidak tahan untuk jangka waktu yang lama. Karena, tidak ada loyal customer yang mau kembali lagi ke warung kopi tersebut. Karena itu, budget yang kamu keluarkan harus menunjang kualitas produk ya!
Buang jauh pikiran kalau warung kopi harus terlihat fancy dan kekinian. Karena, persepsi itu akan membuat kamu terfokus untuk memperbaiki bagian luar usahamu saja. Lebih baik, kamu alokasikan budget yang kamu miliki untuk investasi Sumber Daya Manusia yang kompeten, peralatan dapur
yang memadai, bahan baku berkualitas, hingga branding dan strategi marketing yang tepat! Pertanyaannya: perlukah usaha warung kopi yang kesannya “biasa-biasa saja” memiliki branding? Jawabannya: tentu saja perlu!
Tentukan Strategi Marketing dan Branding
Strategi marketing dan branding akan menjadi faktor penting kesuksesan sebuah usaha. Karena, tanpa kedua faktor ini, usaha warung kopi milikmu akan kesulitan untuk bersaing di pasaran. Menyusun strategi marketing dan branding tidak bisa sembarangan.
Agar strategi marketing dan branding yang kamu konsepkan maksimal, kamu perlu menentukan tujuan atau goals yang ingin kamu capai. Mulailah dari pertanyaan-pertanyaan seperti: “Pengunjung seperti apa yang akan datang ke usaha warung kopi saya?” atau “Bagaimana agar usaha warung kopi saya diingat oleh pengunjung?”. Nah, pertanyaan-pertanyaan seperti ini bisa kamu jadikan dasar untuk menentukan konsep strategi marketing dan branding warung kopi milikmu. Sebelum membuat konsep, pahami dulu perbedaannya ya!
Strategi marketing adalah cara dari menyampaikan produk ke calon konsumen. Dengan marketing, calon customer warung kopi milikmu akan mengetahui keunggulan dari produk-produk yang kamu tawarkan. Biasanya, strategi marketing merupakan perencanaan jangka pendek, karena harus selalu disesuaikan dengan kondisi atau tren yang ada di pasaran. Misalnya, coffee shop kekinian sedang gencar-gencarnya menjual varian kopi A, ada baiknya usaha warung kopi milikmu juga mencari tahu tentang varian tersebut, agar tidak ketinggalan tren.
Ada yang tidak kalah penting dari strategi pemasaran, yaitu branding. Branding artinya membangun citra atau karakteristik suatu usaha. Tujuan dari branding adalah untuk memberikan value dan nilai unik yang membedakannya dengan brand lain. Branding sendiri merupakan rencana yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu yang panjang.
Sehingga, penting bagi usaha apapun untuk merencanakan branding yang tepat demi kelangsungan bisnis mereka. Jadi, tidak hanya coffee shop kekinian saja yang bisa membuat branding, usaha warung kopi milikmu juga bisa kok! Apalagi, branding bisa menjadi senjata ampuh yang bisa memiliki pengaruh yang besar terhadap eksistensi usahamu. Bagaimana caranya?
Branding yang dikonsepkan tidak harus kompleks dan rumit. Untuk usahamu, baiknya ingat lagi pertanyaan-pertanyaan dasar yang kamu susun saat menentukan tujuan yang ingin kamu capai.
Kalau kamu bingung, coba ingat lagi konsep dasar 5W+1H yang diajarkan semasa sekolah. Konsep itu adalah Who, Why, What, Where, When dan How; atau dalam bahasa Indonesia, Siapa, Mengapa, Apa, Dimana, Kapan, dan Bagaimana. Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan inilah yang akan jadi modal berharga yang nantinya kamu olah menjadi identitas yang bisa kamu “jual” sebagai branding usaha warung kopi milikmu!
Tentukan Unique Selling Proposition (USP)
Langkah ketiga yang harus kamu lakukan adalah menentukan Unique Selling Proposition atau USP. USP adalah faktor penting yang harus dimiliki sebuah usaha agar memiliki pembeda dari kompetitor. Pembeda ini tidak harus selalu hal yang mewah, namun harus menjadi hal yang bisa ditonjolkan oleh usaha warung kopi milikmu.
Mengapa USP penting bagi sebuah usaha? Karena, sebelum menentukan untuk datang atau membeli produk, setiap calon customer akan membandingkan beberapa pilihan. Di posisi inilah USP mengambil peran sebagai faktor utama yang akan menentukan pilihan sang calon customer.
Menentukan USP seharusnya bukan hal yang sulit, apalagi jika kamu telah melakukan langkah kedua, yaitu menentukan strategi marketing dan branding. Dengan branding yang kamu miliki, customer seperti apa yang ingin kamu datangkan ke usaha warung kopimu? Apakah mereka pria atau wanita? Hal apa yang mereka sukai? Apa yang sekiranya menjadi pertimbangkan dalam membeli sebuah produk? Setelah menemukan jawabannya, kamu bisa menentukan USP dengan mudah.
Saat menentukan USP, jangan sampai poin yang kamu jual membuat kamu lupa dengan hal yang paling utama, yaitu: kualitas produk. Bagaimanapun juga, kualitas produk harus menjadi nomor satu. Kualitas produk sangat ditentukan oleh bahan mentah (alias biji kopi) dan hal-hal lain seperti peralatan dapur sampai kemasan produk.
Loh, mengapa kemasan produk menjadi penting? Karena, kemasan adalah hal yang pertama dilihat dan disentuh oleh customer, sehingga mempengaruhi kesan mereka terhadap usaha warung kopi milikmu. Kemasan menjadi faktor yang sangat penting, apalagi jika warung kopi milikmu minim tempat duduk dan lebih mengandalkan customer yang take away. Ketahanan serta kualitas kemasan yang baik akan menunjang tinggi kualitas kopi yang kamu sajikan.
Kamu bisa menjadikan kemasan produk sebagai USP loh! Ambil contoh saja kemasan Paper Cup yang kami jual di Sinar Pelita Printing. Untuk usaha warung kopi milikmu, paper cup (gelas kertas) adalah
pilihan yang sangat tepat! Karena, kemasan jenis ini sudah dilapisi dengan lapisan PE foodgrade dan berfungsi untuk mencegah cairan yang bocor atau merembes dari kertas. Kemasan ini juga tidak terlalu panas ketika dipegang, sehingga aman dan praktis untuk dibawa kemana-mana. Tidak hanya itu, kemasan Paper Cup juga lebih ramah lingkungan daripada kemasan plastik yang biasa dipakai di coffee shop kekinian.
Nah, poin-poin inilah yang bisa membuat usaha warung kopi yang kamu punya terlihat lebih unggul! Kalau kamu sudah melakukan semua langkah di atas, kini usaha warung kopi milikmu siap naik level! Dengan kemasan Paper Cup dari Sinar Pelita Printing, kamu bisa memaksimalkan potensi warung kopi yang kamu kelola, sehingga bisa bersaing dengan coffee shop kekinian. Cari tahu informasi selengkapnya tentang Paper Cup Sinar Pelita Printing di link ini.