Di era serba digital seperti sekarang ini, kebanyakan brand sudah beralih ke media digital sebagai sarana promosi. Namun, tidak sedikit pula yang masih setia dengan media cetak seperti spanduk. Meskipun internet sudah makin maju, media cetak seperti spanduk memiliki kelebihan tersendiri. Spanduk promosi yang biasanya dipasang di pinggir jalan atau di tempat-tempat umum memiliki kelebihan untuk menjangkau audience yang lebih luas, terutama kalangan yang tidak memiliki akses internet. Agar bisa berfungsi sebagai media promosi, spanduk-spanduk ini biasanya dipasang di tempat yang strategis dan mudah dilihat. Tapi, jika ingin spanduk promosi yang kamu pasang berfungsi dengan maksimal, ada beberapa hal penting yang harus kamu catat dan terapkan saat membuatnya. Tapi, sebelum membahas itu, yuk kenali dulu apa itu spanduk!
Spanduk adalah media komunikasi cetak berisi gambar dan teks, yang berfungsi untuk memberi informasi. Khusus untuk spanduk promosi, konten pada spanduk tentunya mempromosikan suatu barang atau acara. Umumnya, spanduk berbentuk kain panjang yang dicetak menggunakan screen printing (sablon), cat, atau dengan cat mesin. Spanduk memiliki bahan yang berbeda-beda, tergantung ketersediaan vendor tempat kamu mencetaknya. Ukuran spanduk promosi juga bervariasi, tergantung dengan kebutuhan customer. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, spanduk dipasang di tempat-tempat keramaian untuk menjangkau masyarakat yang luas. Kalau ingin memasang spanduk di tempat umum, perlu diketahui bahwa kamu butuh perizinan dan tidak boleh asal pasang. Selain hal teknis seperti perizinan, kami juga sudah catat beberapa hal penting lainnya yang harus kamu ketahui. Baca artikel ini sampai habis ya!
1. Tempatkan Identitas di atas Spanduk
Spanduk promosi biasanya dibuat oleh brand, perusahaan atau instansi. Jarang sekali spanduk jenis ini dibuat oleh perorangan untuk tujuan pribadi. Apa saja yang dimaksud dengan identitas? Identitas bisa berupa nama dan logo dari brand, perusahaan, atau instansi yang membuat spanduk tersebut. Peletakkan identitas ini harus ada di atas spanduk, lebih tepatnya, di dekat headline spanduk. Tujuannya agar informasi penting ini tidak terlewat dibaca audiens. Pasalnya, kebanyakan spanduk promosi ditempatkan di pinggir jalan sehingga audiens hanya punya waktu yang sedikit untuk membacanya.
Apakah spanduk boleh tidak mencantumkan logo atau nama instansi? Sebetulnya, bisa-bisa saja. Tapi hal ini akan menghilangkan fungsi dari spanduk promosi itu sendiri. Saat memasang spanduk, kamu akan mengeluarkan biaya yang terbilang cukup banyak, mulai dari pembuatan desain, percetakan, hingga pemasangan. Semua ini dilakukan agar brandingmu sukses. Tentunya agar tujuan ini tercapai, audiens perlu tahu identitas kamu! Jadi, jangan lupakan poin pertama ini ya dalam membuat spanduk promosi nanti!
2. Cantumkan Informasi Kontak
Poin penting kedua yang harus kamu ingat saat membuat spanduk promosi adalah mencantumkan kontak informasi. Dengan adanya informasi kontak, audiens tidak perlu bingung kemana harus menghubungi bila mereka yang tertarik dengan promo yang kamu tawarkan. Toh, pada akhirnya tujuan kamu memasang spanduk promosi adalah agar bisa menjangkau mereka yang tertarik dengan produkmu kan? Maka dari itu, informasi kontak penting sekali untuk dicantumkan di desain spanduk.
Untuk penempatan informasi kontak, kamu bisa menaruhnya di bagian bawah spanduk promosi. Agar tidak menutupi informasi penting lainnya, informasi ini bisa ditulis lebih kecil dari tulisan lainnya. Jangan khawatir, walaupun kecil, asal terbaca audiens pasti bisa menemukan informasinya kok! Jika mereka sudah tertarik dengan promo yang ditawarkan, mereka bisa mencari informasi kontaknya kemudian.
Informasi kontak yang dicantumkan pada spanduk promosi bisa apa saja. Kamu bisa memilih antara nomor Customer Service, akun sosial media, alamat website, bahkan alamat toko atau perusahaan bila ada! Tetapi, sebaiknya tidak usah kamu cantumkan semua ya. Jangan sampai informasi kontak yang terlalu banyak membingungkan audiens. Cukup pilih yang paling relevan dengan promo yang kamu adakan saja. Dengan begitu, kamu pun bisa dengan lebih mudah melacak berapa banyak audiens yang kamu kumpulkan dari memasang spanduk promosi tersebut.
3. Tulis Kalimat yang Menarik
Poin yang ketiga ini mungkin yang paling krusial dalam membuat spanduk promosi. Karena kemungkinan besar audiens hanya melihat spanduk promosi dengan sekilas, kamu harus menulis kalimat yang menarik untuk menarik perhatian mereka! Buat headline dengan kata-kata ajakan agar mereka tergerak untuk mengetahui lebih lanjut mengenai promonya.
Karena, headline spanduk yang baik adalah yang mengajak audiensnya berkomunikasi. Cara mudah untuk berkomunikasi dengan audiens adalah dengan menempatkan diri di posisi mereka. Ketahui lah bahasa yang mereka gunakan serta mengertilah kondisi dan kebutuhan mereka. Dengan cara ini, audiens pun akan merasa terpanggil ketika membaca headline pada spanduk promosi yang kamu pasang.
Selain headline, kamu juga harus menentukan isi konten spanduk dengan hati-hati. Maksudnya hati-hati adalah, jangan sampai spanduk promosi yang kamu buat memuat terlalu banyak informasi yang membingungkan audiens. Begitu juga dengan headline. Pastikan headline yang kamu tulis ringkas dan tepat sasaran. Jangan buat headline lebih dari 10 kata karena bisa menutup informasi penting lainnya. Informasi yang harus kamu tonjolkan pada isi konten adalah: produk yang kamu promosikan, harga promosi, dan periode promosi. Kamu harus mengemas informasi tersebut agar selaras dengan headline di atasnya agar komunikasi pada spanduk promosi tersampaikan dengan baik.
4. Buat Desain yang Menarik
Hal terakhir yang harus kamu perhatikan saat membuat spanduk promosi adalah desain. Tanpa desain yang menarik, ketiga poin diatas akan percuma. Karena, desain yang menarik akan membuat spanduk promosi yang kamu pasang menonjol dari spanduk-spanduk lainnya. Sebelum membahas teknik desain, kamu harus pastikan terlebih dahulu kalau file desain yang kamu kirim ke vendor percetakan spanduk sudah HD alias tidak pecah. Kalau file yang kamu kirim tidak sesuai, desain sebagus apapun hasilnya akan tidak maksimal kan?
Desain yang menarik harus senada dengan komunikasi yang ingin kamu sampaikan. Kamu bisa menggunakan warna-warna yang senada agar mendukung informasi yang kamu sampaikan. Bedakan warna untuk dasar spanduk, warna pada headline, dan warna untuk elemen lainnya. Kamu juga bisa menggunakan elemen pendukung yang relevan seperti foto atau ilustrasi agar spanduk promosi yang kamu buat makin menarik. Selebihnya, percayakan desainer grafis yang kamu pilih untuk membuat desainnya ya! Komunikasikan apa yang kamu inginkan dengan baik agar hasil spanduk promosi yang akan kamu pasang terlihat menarik.
Keempat poin di atas adalah hal-hal penting yang harus kamu ketahui sebelum membuat desain spanduk promosi. Masing-masing poin saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Sehingga, kamu tidak boleh melewatkan salah satunya. Lalu, ketika sudah mengerti akan empat hal tersebut, apa
langkah selanjutnya yang harus dilakukan? Jawabannya simple, pilih vendor percetakan yang terpercaya untuk mencetak spanduk promosi kamu!
Sinar Pelita Printing menyediakan spanduk promosi berbahan flexi frontlite. Bahan ini cocok sekali untuk penggunaan outdoor karena awet, kuat, dan tahan air. Bahan ini memiliki finishing glossy yang bisa membuat hasil design makin menarik. Sinar Pelita Printing akan memberikan hasil maksimal sesuai ekspektasi pembeli. Dengan hasil print yang jelas dan bahan berkualitas, sebuah pilihan yang tepat untuk kamu memesan spanduk promosi di Sinar Pelita Printing! Klik disini untuk informasi lebih lanjut.