Halo teman-teman pengusaha UMKM, beberapa tahun terakhir teman-teman pasti tahu ada kemasan yang lagi booming di kalangan UMKM, yaitu Standing Pouch. Kali ini kita akan membahas metode cetak yang dipakai untuk mencetak kemasan model ini. Semoga setelah membaca artikel ini, teman-teman mulai bisa menjawab beberapa pertanyaan yang menjadi pertanyaan kita semua seperti:

– Berapa sih minimal ordernya?
– Dengan quantity sekian bisa Zipper / NonZipper ga?
– Fullprint / Tempel Sticker?
– Mesin printingnya seperti apa?
– Mesin untuk bikin Zipper seperti apa?
– Kenapa untuk spesifikasi tertentu membutuhkan minimum order yang banyak?
– Untuk memulai usaha baiknya saya memilih kemasan dengan metode cetak seperti apa?

Mari kita mulai
Pada umumnya, metode cetak kemasan terbagi menjadi 4 macam :
1. Cetak Offset
2. Cetak Flexo
3. Cetak Rotogravure
4. Cetak Digital & Hybrid

Mari kita membahasnya satu persatu

Cetak Offset

Cetak Offset Diagram

Berdasarkan wikipedia, Cetak offset atau offset printing secara umum digunakan dgn teknik cetak dimana gambar di transfer dr sebuah plat ke blanket karet kemudian ke media cetak. Metode cetak itu sendiri digunakan dgn menggabungkan proses lithographic yang berdasarkan keseimbangan antara tinta dan air, serta cetak offset yg menggunakan plat sebagai pembawa gambar.

Media Cetak : Kertas

Metode Cetak : Sheet ( Lembaran )

Range Quantity ( Berdasarkan cost efisiensi dan waktu pengerjaan ) : 1.000 – 50.000 Pcs

Kelebihan :
1. Bisa di pakai untuk Qty order minimal/sedikit (cocok untuk pelaku usaha UMKM).
2. Gambar tajam.

Kekurangan :
1. Terbatas untuk beberapa model finishing. Contohnya : Kemasan Zipper tidak bisa karena keterbatasan mesin finishing.

Cetak Flexo ( Flexografi )

Mesin Flexo

Berdasarkan wikipedia, flexografi atau sering disebut flexo, adalah proses cetak yang menggunakan plat yg fleksibel. Pada dasarnya, flexografi merupakan versi mesin cetak modern, berevolusi dengan fungsi putar kecepatan tinggi, yang dapat digunakan untuk mencetak pada semua jenis media termasuk plastik, film logam, dan kertas.

Media Cetak : Direct metalized, Direct Alumunium foil, Direct Nylon, Direct Plastik, dan bahan lainnya.

Metode Cetak : Roll to Roll ( Gulungan ).

Range Quantity ( Berdasarkan cost efisiensi dan waktu pengerjaan ) : 100.000 – 1.000.000 Pcs (Tergantung Ukuran).

Kelebihan :
1. Sistem cetak roll to roll waktu pengerjaan lebih cepat utk qty banyak.
2. Bisa mencetak kemasan standing pouch zipper, dikarenakan support dengan mesin finishingnya.

Kekurangan :
1. Karena range Qty banyak, memerlukan minimum order yang relatif banyak.
2. Ada minimal ukuran lebar bahan, ukuran 34 cm sampai 57 cm

Cetak Rotogravure

Mesin Rotogravure

Menurut wikipedia, Rotogravure (atau singkatnya gravure) adalah jenis proses pencetakan intaglio, yang melibatkan pengukiran gambar ke pembawa gambar. Dalam pencetakan gravure, gambar diukir pada silinder karena, seperti pencetakan offset dan flexography, menggunakan mesin cetak berputar.

Rotogravure Diagram

Media Cetak : Direct metalized, Direct Alumunium foil, Direct Nylon, Direct Plastik, dan bahan lainnya.

Metode Cetak : Roll to Roll ( Gulungan ).

Range Quantity ( Berdasarkan cost efisiensi dan waktu pengerjaan ) : 100.000 – ~ Pcs (Tergantung Ukuran).

Kelebihan :
1. Sistem cetak roll to roll waktu pengerjaan lebih cepat utk qty banyak.
2. Bisa mencetak kemasan standing pouch zipper, dikarenakan support dengan mesin finishingnya.
3. Memiliki lebar bahan yang besar sehingga memiliki efisiensi tinggi untuk proses cetak qty banyak.

Kekurangan :
1. Karena range Qty banyak, memerlukan minimum order yang relatif banyak.

Cetak Digital & Hybrid

Seiring berjalannya waktu, kondisi pasar mulai berubah, di era sebelum tahun 95an dunia printing didominasi dengan kerjaan varian gambarnya sedikit quantity banyak. Masuk tahun 2000an, dengan munculnya kerjaan-kerjaan yang menuntut kreatifitas, pasar printing berubah menjadi varian gambarnya banyak di sisi lain quantity sedikit. Oleh karena itu pabrikan-pabrikan mesin printing mengembangkan mesin berbasis Digital dan Hybrid ( perpaduan antara mesin konvensional dengan proses imaging yang digital ) untuk mengakomodir kebutuhan pasar dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan pasar dengan qty yang lebih sedikit. Namun dunia printing packaging ( cetak kemasan ) juga tidak sesimple itu dikarenakan mesin-mesin finishing untuk menjadikan finish produknya sendiri memiliki spesifikasi dan minimal jumlah pengerjaan.

Berikut contoh mesin finishing Standing Pouch Zipper.

Mesin Finishing Standing Pouch Zipper

Kesimpulan

 OffsetFlexoRotogravureDigital&Hybrid
Media CetakKertasHampir semua jenis bahanHampir semua jenis bahanHampir semua jenis bahan
Metode CetakSheet (Lembaran)Roll to Roll (Gulungan)Roll to Roll (Gulungan)Roll to Roll (Gulungan)
Range Qty1.000 – 50.000100.000 – 1.000.0001.000.000 – ~Dibawah Flexo, tapi blm bisa sesedikit Offset
ZipperTidak Bisa (sebagian diakali dengan membeli pouch zipper yang sudah jadi lalu ditempel sticker)Bisa (Dikarenakan mesin finishingnya support roll to roll)Bisa (Dikarenakan mesin finishingnya support roll to roll)Bisa (Dikarenakan mesin finishingnya support roll to roll)

Nah, sekarang teman – teman sekalian sudah mulai bisa membayangkan, proses printing kemasan dan finishingnya terutama Standing Pouch dari sedikit ulasan di atas. Silahkan teman – teman menimbang dan mempertimbangkan kemasan mana yang mau dipilih dan juga biayanya.

Salam sukses.